Steven Gerrard Menjadi Inspirasi Sterling Tampil Impresif

Penyerang Manchester City, Raheem Sterling mengungkapkan bagaimana empiris bermain bareng Steven Gerrard di Liverpool menginspirasi dia untuk menambah performa baik di luar maupun di dalam lapangan.

Sterling mengerjakan debut profesionalnya guna Liverpool pada 2012 saat Gerrard menjadi kapten klub. Kemudian Sterling berpindah sebagai pemain reguler di kesebelasan utama, sebelum mengamini kepindahannya ke Manchester City pada 2015.

steven gerrad inspirasi sterling

Pemain berusia 24 tahun ini telah pulang menjadi salah satu pemain paling riskan City. Dia bahkan adalah penantang guna penghargaan Pemain terbaik tahun ini dari penghargaan PFA. Selain tersebut ia pun menjadi di antara tokoh terdepan dalam upaya untuk menanggulangi rasisme dalam olahraga.

“Melalui Liverpool saya mempunyai orang-orang di dekat saya laksana Steven Gerrard yang saya kagumi,” kata Sterling sesudah menerima penghargaan Integrity and Impact di BT Sport Industry Awards, Kamis.

“Memandangnya dan beranggapan apa yang dapat saya kerjakan dalam diri saya guna mempunyai pengaruh besar dan bermain laksana dia [Gerrard].”

“Kamu memungut hal-hal kecil dan masing-masing tahun dan masing-masing hari anda mencoba guna berkembang dan menjadi lebih baik, tidak melulu di lapangan tetapi pun dari itu.”

Sterling merasakan kampanye terbaiknya musim lalu, menyumbang 18 gol dan 15 assist ketika City menjuarai Liga Premier, mencetak rekor total 100 poin.

Dia sedang di jalur untuk mendahului rekornya tahun lalu, sesudah mencetak 17 gol dan menciptakan 12 assist di liga dengan tiga pertandingan tersisa. City dapat menjaga gelar dengan memenangkan seluruh laga tersisa.

Manchester City Sedang Dalam Perburuan Gelar

City menjaga kendali perburuan gelar dengan kemenangan 2-0 melawan Manchester United. Sebuah pertandingan yang Sterling akui bakal membuatnya sadar guna terus berkembang.

“Menyenangkan guna bersikap adil. Terutama sebelum pertandingan kemarin, kita tahu tersebut sedikit kekeliruan dan kita punya pemain Liverpool yang dapat mengalahkan Anda.’

“Saya tidak mengharapkan itu, jadi kita mencoba mengerjakan yang terbaik guna meyakinkan kita memenangkan pertandingan.’

“Tapi tersebut menyenangkan dan guna itulah saya menjadi pemain sepak bola profesional, saat-saat laksana ini. Menang atau kalah, kita masih akan menyaksikan ke belakang dan bersyukur guna saat-saat yang tidak dapat diandalkan ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *