Bermain Bertahan, David Luiz Kritik Taktik Burnley

David Luiz mengecam taktik super bertahan yang diterapkan Burnley ketika menghadapi Chelsea, Selasa (23/4/2019) pagi-pagi sekali WIB lalu. Di laga tersebut The Blues mesti rela meraih hasil imbang 2-2.

Dalam laga lawan Chelsea, Burnley melulu mencatat 24 persen penguasaan bola. Sementara Chelsea yang mendominasi 76 persen ball possession mempunyai 22 tembakan atau empat kali lipat dari kesempatan lawan. Namun, The Blues sangat kendala untuk menjebol permainan disiplin yang diterapkan Sean Dyche.

David Luiz

Empat gol yang terbuat di laga tersebut semuanya terjadi di babak kesatu. Dua gol Chelsea dibuat oleh N’Golo Kante dan Gonzalo Higuain. Sementara tersebut Jeff Hendrick dan Ashley Barnes menjadi pencetak gol untuk Burnley.

Chelsea Kesulitan Melawan Burnley

“Kami mengupayakan segalanya guna memenangkan pertandingan, tetapi susah melawan kesebelasan yang mempunyai dua peluang, mencetak dua gol, namun tidak hendak memainkan permainan,” kata Luiz selepas pertandingan.

“Bagi saya, otoritas di lapangan ialah wasit, dan saat dia tidak terdapat di sana guna mencoba mengecek apa yang mesti dia kerjakan di lapangan, tersebut sulit.”

“Mereka berjuang membuang waktu semenjak menit kesatu babak kesatu, dan lantas taktik anti-sepakbola sampai-sampai sulit guna dilawan,” tandas bek tengah asal Brasil itu.

Hasil imbang ini menciptakan Chelsea naik ke posisi empat klasemen sedangkan dengan raihan 67 poin. Namun, The Blues dapat saja tergusur pulang ke urutan keenam andai Arsenal dan Manchester United memenangi laga tunda pada Kamis (25/4/2019) pagi-pagi sekali WIB nanti. (Sumber: Sky Sports)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *